PVMBG Ingatkan Bahaya Lahar Hujan Lewotobi, Sejumlah Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
LARANTUKA, iNewsSumba.id-Di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Kabupaten Flores Timur, NTT, masyarakat diminta mewaspadai erupsi dan hujan abu vulkanik, tetapi juga ancaman banjir lahar hujan yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu.
Peringatan itu disampaikan setelah gunung berstatus Level III Siaga tersebut kembali mengalami empat kali erupsi dalam sehari pada Kamis (4/6/2026).
Erupsi terakhir tercatat terjadi pukul 17.01 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.100 meter di atas puncak atau sekitar 2.684 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Herman Yoseph Mboro, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu aliran material vulkanik melalui sungai-sungai yang berhulu di kawasan gunung.
“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung,” ujarnya.
Sejumlah wilayah yang disebut memiliki tingkat kerawanan tinggi antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru dan Nawakote.
Menurut Herman, ancaman lahar hujan sering kali muncul setelah erupsi ketika material vulkanik yang menumpuk di lereng terbawa aliran air hujan menuju daerah yang lebih rendah.
Karena itu masyarakat di daerah aliran sungai diminta tidak lengah meski kondisi cuaca terlihat normal. Kewaspadaan harus ditingkatkan terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.
Selain itu, warga dan wisatawan juga dilarang melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. Kawasan tersebut masih berpotensi mengalami lontaran material vulkanik maupun awan abu.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu