get app
inews
Aa Text
Read Next : Tambang Emas Ilegal Matawai La Pawu: Isu Upeti Seret Jabatan Camat dan Kapolsek

Hulu 6 DAS di Sumba Timur Terhimpit Tambang Emas, 12 LSM Tegaskan Krisis Lingkungan di Depan Mata

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:04 WIB
header img
Koaliasi Masyarkat Sipil Sumba Timur yang terdiri dari 12 organsisasi tolak aktifitas penambangan emas dalam kawasan dan penyangga TN Matalawa(Foto: Dion. Umbu Ana Lodu)

Sedimentasi sungai akan meningkat. Debit air bisa menurun. Kualitas air terancam memburuk.

Sumba Timur sendiri dikenal memiliki musim kering panjang. Dalam kondisi normal saja, masyarakat harus menghemat air. Jika hulu rusak, situasinya bisa jauh lebih parah.

“Air adalah emas yang sesungguhnya bagi Sumba. Tanpa air, pertanian lumpuh, ternak mati, dan ekonomi desa goyah,” ujar Stepanus.

Koalisi juga menyinggung ancaman penggunaan merkuri dalam proses pengolahan emas. Logam berat ini berpotensi mencemari sungai dan masuk ke rantai makanan.

Secara hukum, aktivitas tambang tanpa izin bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020. Wilayah penyangga kawasan konservasi pun memiliki fungsi perlindungan ekologis sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut