Uji UU TNI di MK: Ketika Anak Wartawan Korban Oknum TNI Menantang Tembok Impunitas
JAKARTA, iNewsSumba.id— Mahkamah Konstitusi kembali menjadi arena penting perdebatan relasi sipil-militer. Dalam sidang uji materi UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI, kesaksian para korban mengungkap persoalan lama: impunitas dan ketimpangan hukum.
Eva Miliani br Pasaribu tampil sebagai saksi dengan membawa luka mendalam atas kematian ayahnya, wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu. Rumah keluarganya dibakar di Kabanjahe, meninggalkan trauma dan pertanyaan yang belum terjawab.
Eva menyoroti perbedaan perlakuan hukum antara warga sipil dan oknum TNI. Ia menyebut proses hukum terhadap militer berjalan tertutup dan minim kontrol publik.
“Harapan saya sederhana, hukum jangan membedakan seragam,” kata Eva di ruang sidang MK.
Kesaksian Eva diperkuat oleh Lenny Damanik, ibu dari pelajar MHS (15) yang tewas dianiaya oknum TNI di Medan. Lenny menilai vonis 10 bulan penjara bagi pelaku tidak sebanding dengan nyawa anaknya.
Menurut Lenny, keadilan terasa jauh ketika hukum terlalu lunak kepada aparat bersenjata. Ia meminta negara berani bersikap tegas.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu