Aktivis Kemanusiaan Diteror, LPSK Buka Pintu Perlindungan Darurat hingga Evakuasi
Dalam konteks tertentu, LPSK bahkan dapat mengevakuasi korban ke lokasi aman. Langkah ini ditempuh jika ancaman dinilai berpotensi meningkat dan tidak bisa ditangani secara biasa.
Diketahui, sepanjang Desember 2025, sejumlah aktivis dan influencer mengaku menjadi sasaran teror. Ancaman itu diduga kuat berkaitan dengan kritik mereka terhadap penanganan pemerintah pascabencana.
Kasus paling mencolok dialami influencer Ramond Dony Adam yang mengaku rumahnya dilempar molotov. Sementara kreator konten Sherly Annavita mengalami ancaman dan vandalisme.
Teror juga menimpa aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik, yang rumahnya dilempar bangkai ayam. Rangkaian peristiwa ini mempertegas bahwa kerja kemanusiaan masih menghadapi risiko serius di lapangan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu