Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Polda NTT, Kapolres Sumba Timur hingga Kapolresta Kupang Kota Ikut Bergeser
Advertisement . Scroll to see content

Pelarian Berdarah Bento Berakhir di Atambua: Dihadiahi Timah Panas Setelah Tikam Penjual Semangka

Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:09 WIB
  • author Emi Maunmuti
Pelarian Berdarah Bento Berakhir di Atambua: Dihadiahi Timah Panas Setelah Tikam Penjual Semangka
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari saat jumpa pers berlatarkan Bento, TSK pembunuhan penjuan Semangka-Foto : iNewsSumba.id/ Emi Maunmuti

KUPANG, iNewsSumba.id — Pelarian Benyamin Asbanu alias Bento (32), warga asal Kupang, akhirnya terhenti setelah sebelas hari bersembunyi. Ia ditangkap aparat di wilayah Atambua, Kabupaten Belu, setelah menewaskan seorang penjual semangka, Selvina Pah (56), dan melukai menantunya, Rion Dasi (44).

Aksi penikaman brutal itu terjadi di lapak semangka milik korban di Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kupang, pada Jumat dini hari (3/10/2025). Selvina tewas di tempat dengan luka tusuk di leher dan dada, sementara Rion dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis akibat empat luka tusukan.

“Pelaku kami tangkap di Atambua pada Rabu (15/10/2025). Saat diamankan, Bento melawan, sehingga anggota terpaksa melumpuhkan dengan tembakan di betis kirinya,” ungkap Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari, dalam konferensi pers di Mapolresta, Kamis (16/10/2025).

Bento, yang baru bebas bersyarat pada 9 Desember 2024 lalu, ternyata masih dalam masa wajib lapor atas kasus pencurian dan kekerasan sebelumnya. Namun kebebasan itu tidak dimanfaatkannya untuk memperbaiki hidup. Ia justru kembali melakukan kejahatan yang jauh lebih berat.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut