Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPAI Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak 13 Tahun di Lewa, Minta Hak Korban Dipenuhi
Advertisement . Scroll to see content

Sabana Sumba, Surga yang Terancam Api dan Konversi Lahan

Jum'at, 05 September 2025 | 21:41 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Sabana Sumba, Surga yang Terancam Api dan Konversi Lahan
Diskusi publik bertema “Urgensi Keadilan Ekologis di Pada Eweta Manda Elu” di Kampung Ratewana, Kabupaten Sumba Barat, NTT-Foto: istimewa

Kepala Desa Tebara, Marthen Ragowino Bira, melihat sabana bukan hanya soal ekologi, tapi juga peluang ekonomi. Ia mendorong pemanfaatan potensi lokal yang tetap ramah lingkungan. “Kebersihan harus dijaga, tapi ekonomi masyarakat jangan ditinggalkan,” pesannya.

Bagi masyarakat adat, sabana adalah nadi peradaban. Di sanalah ternak dipelihara, ritual adat dijalankan, dan cerita leluhur diwariskan. Kehilangan sabana sama artinya dengan memutus rantai sejarah.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, juga menyinggung masalah sabana. Ia menyebut bahwa hutan dan sabana kini semakin sulit dipertahankan. “Kalau kita biarkan, generasi depan akan menanggung akibatnya,” katanya.

Diskusi yang diinisiasi WALHI NTT itu akhirnya menyepakati bahwa sabana harus mendapat perlindungan setara dengan ekosistem lain. Sebuah suara kolektif dari Ratewana menggema: sabana bukan padang kosong, ia adalah warisan yang harus dijaga.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut