Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Soroti Uang Daerah Mengendap di Bank, Ada Konflik Bupati dan DPR
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Soroti Banyaknya Layer dan Anak Cucu BUMN, Efisiensi Jadi Target Utama

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:28 WIB
  • author Tim iNews
Prabowo Soroti Banyaknya Layer dan Anak Cucu BUMN, Efisiensi Jadi Target Utama
BUMN punya banyak anak dan cucu, Presiden Prabowo Subianto minta untuk dirampingkan (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsSumba.id — Presiden Prabowo Subianto meminta struktur perusahaan BUMN dirampingkan. Presiden menyoroti keberadaan sejumlah layer serta anak cucu perusahaan yang dinilai perlu dikurangi agar pengelolaan BUMN menjadi lebih efisien.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).

Rapat itu turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan pejabat BUMN. Salah satunya Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Alius Mantiri.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga tampak hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Simon menyampaikan laporan mengenai perkembangan program mandatori B50 kepada Presiden Prabowo.

Program Biodiesel 50 persen tersebut telah diluncurkan pada 9 Juli 2026. Sementara implementasi dan dasar hukum program itu berlaku efektif sejak 1 Juli 2026.

Program B50 merupakan pencampuran bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit sebesar 50 persen dan 50 persen solar. Indonesia tercatat sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan pencampuran dengan komposisi tersebut.

"Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50 persen) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori Bioetanol oleh Pemerintah," tulis keterangan @sekretariat.kabinet, dikutip Senin (10/8/2026).

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut