Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tawuran Pelajar Pecah di SMKN 3 Kupang, Belasan Siswa Diamankan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil, Pria 56 Tahun di Kota Kupang Dibekuk Polisi

Sabtu, 20 Januari 2024 | 09:37 WIB
  • author Emi Maunmuti
Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil, Pria 56 Tahun di Kota Kupang Dibekuk Polisi
Anak korban perkosaan ayah tirinya di Kupang tak kuasa melawan karena diancam akan dibunuuh. Korban kemudian hamil-Foto: Ilustrasi

KUPANG,iNewsSumba.id- Kasus pemerkosaaan kembali terjadi di Kota Kupang, NTT. Kali ini dilakukan oleh HF, soerang pria berusia 56 tahun. Korbannya ternyata anak tirinya itu diperlakukan secara keji oleh pria yang sebelumnya diharapkan bisa jadi pelindung itu sejak bulan September 2023 lalu.

Kapolsek Maulafa AKP Nuriyani Trisani Ballu, kepada iNews.id Jumat (19/1/2024) membenarkan kasus dimaksud. Menurutnya kasus itu mulai ditangani aparat sejak pihaknya menerima laporan  Selasa (16/1/2024) lalu dengan nomor laporan LP/B/6/I/2024/SEKTOR MAULAFA/Polresta Kupang Kota/Polda NTT.

Korban yang berusia 18 tahun itu mengaku dipaksan oleh ayah tirinya untuk berhubungan badan di kediaman keluarga itu. Dirinya tidak kuasa menolak karena mendapatkan ancaman pembunuhan dari pelaku.  

Diuraikan Nuriyani Trisani Ballu, kejadian dimulai pada bulan September 2023, saat pagi hari, korban bersama pelaku berada sendirian di rumah. Pelaku kemudian mengajak korban ke kamar utama untuk melakukan hubungan badan, namun korban menolak. Pelaku lalu mengancam akan membunuh korban dengan beringas yang membuat korban terpaksa menuruti permintaan pelaku. Perbuatan itu terus diulangi beberapa kali hingga korban hamil.

“Korban diancam akan dibunuh oleh pelaku sehingga tidak bisa berbuat apa-apa, kejadian tersebut terulang beberapa kali, bahkan hingga korban hamil," tegas Nuriyani Trisani Ballu.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut