Di tingkat pengecer, Pertalite dilaporkan dijual sekitar Rp20.000 per botol berisi kurang lebih 1,5 liter. Adapun solar dijual sekitar Rp65.000 hingga Rp75.000 per jeriken berkapasitas lima liter.
Perbedaan harga tersebut perlu dilihat bersama ukuran kemasan dan biaya yang dikeluarkan pengecer. Meski demikian, penjualan BBM tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk aturan mengenai distribusi dan penjualan BBM bersubsidi.
Persoalan antrean di Waingapu kini membutuhkan penanganan yang tidak berhenti pada saling menyalahkan. Kejelasan pasokan, pengawasan distribusi, dan keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat maupun pengecer memperoleh kepastian.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
