Badan Geologi Petakan Potensi Mineral Sumba, Sabuk Metalogeni Bukan Jaminan Tambang Ekonomis

Dion. Umbu Ana Lodu
Tim dari Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat berdialog dengan Tim dari TN Matalawa di kediaman Sekdes Wanggameti (Foto: Dion. Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi melakukan uji petik mineral logam di Desa Wanggameti, Kabupaten Sumba Timur, dan wilayah Tana Daru, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini merupakan bagian dari survei pendahuluan untuk memperoleh gambaran awal mengenai potensi mineral berdasarkan kondisi geologi.

Penyelidik Bumi Ahli Madya Badan Geologi, Bayu Sayekti, menjelaskan bahwa pemetaan geologi mempertimbangkan berbagai informasi, termasuk keberadaan sabuk metalogeni. Istilah tersebut merujuk pada jalur geologi yang memiliki karakteristik dan potensi pembentukan mineral tertentu.

Keberadaan sabuk metalogeni dapat menjadi salah satu petunjuk bagi peneliti dalam menentukan wilayah yang perlu dikaji lebih lanjut. Namun, petunjuk geologi tersebut tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa suatu lokasi memiliki kandungan mineral yang layak ditambang.

Bayu menegaskan bahwa tidak semua wilayah dalam sabuk metalogeni mengandung mineral dengan kadar dan nilai ekonomis yang memadai. Karena itu, diperlukan pemeriksaan dan analisis untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dalam uji petik di Wanggameti, tim Badan Geologi mengambil sampel batuan permukaan pada tiga titik di kawasan Paha Danjal. Sampel dikumpulkan tanpa penggalian dan akan diuji di laboratorium untuk memperoleh data mengenai karakteristik material tersebut.

Bayu mengatakan kesimpulan mengenai kandungan mineral tidak dapat dibuat hanya dengan mengandalkan pengamatan visual. Ia menekankan pentingnya menunggu hasil analisis agar pernyataan mengenai potensi mineral didasarkan pada data.

“Kalau saya berbicara secara geologi saja, saya juga belum berani memastikan, kecuali kalau sudah keluar hasil-hasil laboratorium. Saya berbicara by data, bukan by mata saya,” kata Bayu saat ditemui di rumah Sekretaris Desa Wanggameti, Daniel K.M. Undi.

Uji petik ini merupakan survei pendahuluan dan berbeda dengan tahapan penyelidikan lebih terperinci, mulai dari tinjau, prospeksi hingga eksplorasi. Setiap tahapan memiliki kebutuhan data dan tingkat kedalaman kajian yang berbeda.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network