Ia mengatakan, dirinya bersama pembina yang mendukungnya juga bertekad membuktikan bahwa kondisi kesehatannya tidak menjadi penghalang untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.
"Saya dan Pembina yang mendukung saya sudah bertekad untuk buktikan bahwa kesehatan saya baik-baik saja," katanya saat menghubungi media dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Kamis (20/8/2026) petang lalu.
Perjuangan Anggrid ternyata tidak berhenti pada keikutsertaan sebagai peserta. Bersama James Quido, salah satu pembina Kwarcab Pramuka Sumba Timur yang telah memiliki lisensi nasional, ia akhirnya mendapat kesempatan terlibat dalam kegiatan Jamnas.
Anggrid memilih mengikuti kegiatan Rimba Adventure bersama panitia. Pilihan tersebut dinilai sesuai dengan hobinya yang menyukai kegiatan petualangan.
Kisah Anggrid menjadi gambaran bahwa kesempatan terkadang harus diperjuangkan dengan keberanian dan kemandirian. Dari Sumba Timur menuju Jakarta, ia membawa satu pesan sederhana: kegagalan dalam sebuah proses bukan berarti akhir dari sebuah perjuangan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
