Instansi lain yang juga dipastikan tampil antara lain Dinas PUPR, Dinas PKPP, Balai Jalan Nasional, BKPSDMD, Inspektorat, DPMPTSP, BKAD, Bapenda, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, hingga Dinas Pendidikan dan PGRI.
Tidak hanya OPD, sejumlah lembaga vertikal juga ikut ambil bagian. Kementerian Agama, Brimob, BPJS, KKBP Polri, Bank NTT dan BRI dijadwalkan tampil dalam barisan karnaval.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT RI di Sumba Timur tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antarlembaga.
Pada hari pertama, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan karnaval. Ia menilai semangat dan kreativitas peserta menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan masyarakat.
"Keikutsertaan sejumlah elemen dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, kreativitas, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air," kata Umbu Lili.
Panitia juga menyiapkan berbagai atraksi untuk menghibur masyarakat. Penampilan drum band dari SMA Negeri 1 Pandawai dan SMA Kristen Payeti dipastikan menjadi salah satu daya tarik utama pada hari kedua.
Dengan melibatkan puluhan instansi dan komunitas, karnaval hari kedua diperkirakan kembali menyedot perhatian ribuan warga yang ingin menyaksikan semarak perayaan kemerdekaan di Kota Waingapu.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
