KUPANG, iNewsSumba.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melakukan rotasi besar-besaran terhadap pejabat utama dan Kapolres jajaran melalui Upacara Penyerahan Jabatan, Serah Terima Jabatan (Sertijab), serta Pelantikan yang berlangsung di Lapangan Tribrata Mapolda NTT, Rabu (29/7/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.
Dikutip dari Tribrata News NTT, upacara itu dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko dan dihadiri Wakapolda NTT, para pejabat utama, Kapolres jajaran, Bhayangkari, serta personel Polda NTT. Sertijab berlangsung khidmat sebagai penanda dimulainya estafet kepemimpinan di sejumlah satuan kerja dan wilayah hukum di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Rotasi tersebut mengacu pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336, ST/1337, ST/1339, ST/1340, dan ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026. Pergantian pejabat dilakukan untuk memperkuat efektivitas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel Polri.
Sejumlah pejabat utama Polda NTT yang menjalani sertijab di antaranya Kepala Biro SDM, Kepala SPN, Direktur Binmas, Direktur Lalu Lintas, Kepala Bidang Hukum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Kriminal Umum, hingga Karolog Polda NTT. Selain itu, sejumlah pejabat fungsi reserse juga menerima penugasan baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Pada jajaran kewilayahan, pergantian pimpinan terjadi di sejumlah Polres. Jabatan Kapolres Ngada diserahterimakan kepada AKBP Gede Harimbawa. Sementara jabatan Kapolres Sumba Timur kini diemban AKBP I Kadek Hery Cahyadi menggantikan AKBP Gede Harimbawa. Selain itu, terjadi pula pergantian Kapolres Kupang, Kapolres Flores Timur, Kapolres Rote Ndao, dan Kapolres Timor Tengah Selatan.
Tidak hanya itu, jabatan Kapolresta Kupang Kota juga berganti dari Kombes Pol. Joko Lestari kepada Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas. Di saat yang sama, beberapa pejabat menerima penyerahan jabatan baru sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat III Polda NTT, Auditor Kepolisian Madya Itwasda Polda NTT, Kapolres Sumba Tengah, serta Kabagdalops Roops Polda NTT.
Kapolda NTT melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang harus dipandang sebagai langkah pembinaan personel sekaligus penguatan institusi.
"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi. Melalui pergantian pejabat ini diharapkan lahir semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi," jelas Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Menurut Henry, regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu strategi penting agar organisasi tetap adaptif menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dengan hadirnya para pejabat baru, Polda NTT berharap lahir inovasi dan pola kerja yang lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pejabat lama yang telah menyelesaikan tugas dengan baik selama mengemban amanah di lingkungan Polda NTT. Pengalaman dan dedikasi mereka dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi.
"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pejabat lama atas pengabdian, loyalitas dan kontribusinya bagi kemajuan Polda NTT. Kepada pejabat yang baru, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Amanah ini hendaknya dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme serta mampu memperkuat soliditas internal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur," tambahnya.
Kabid Humas menegaskan, pergantian pejabat bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari strategi institusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
Prosesi sertijab ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Kapolda NTT, Wakapolda, para pejabat utama, Kapolres jajaran, Bhayangkari, dan seluruh peserta upacara kepada para pejabat yang baru dilantik maupun yang menerima penugasan baru. Momen tersebut menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus komitmen bersama memperkuat Polri Presisi di Nusa Tenggara Timur.
Dengan rotasi yang mencakup pejabat utama hingga Kapolres di berbagai daerah, Polda NTT berharap roda organisasi semakin dinamis dan responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Penyegaran kepemimpinan ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya sesuai tuntutan masyarakat serta visi Polri Presisi.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
