Tangis di Balik Seleksi Jamnas Pramuka Sumba Timur: Rambu Anggrid dan Asa yang Patah di Tengah Jalan

Dion. Umbu Ana Lodu
Seorang siswi seleksi calon peserta Jamnas Pramuka di Sumba Timur digugurkan karena hasil tes disebutkan HB rendah kendati saat tes dilakukan dalam kondisi sedang datang bulan(Foto: ilustrasi AI)

Beberapa waktu kemudian, secercah harapan kembali muncul. Rambu Anggrid disebut masih bisa ikut Training Center (TC) sebagai peserta cadangan.

Bahkan disebut ada waktu untuk memperbaiki kondisi kesehatan hingga bulan Juli.

“Dia mulai semangat lagi. Dia bilang mau usaha supaya HB-nya naik,” kata Agustina.

Namun harapan itu ternyata hanya singgah sebentar.

Sehari sebelum TC dimulai, undangan dibagikan kepada peserta lain. Rambu Anggrid tidak menerima apa pun.

“Teman-temannya dapat undangan. Dia tunggu terus, tapi tidak ada,” ujar Agustina.

Hari itu, tangis kembali pecah. Lebih pilu dan terasa lebih dalam.

Keluarga kemudian berinisiatif melakukan tes kesehatan ulang. Hasilnya menunjukkan tidak ada penyakit serius.

“Kami cek ulang. Tidak ada penyakit penyerta seperti yang dibilang,” tegasnya.

Namun hasil tersebut tidak mengubah keadaan. Rambu Anggrid tetap tidak dipanggil.

Di titik ini, Agustina mulai mempertanyakan keadilan proses seleksi. Ia tidak menyebut nama, tidak pula menunjuk pihak tertentu. Tetapi ada kegelisahan yang sulit disembunyikan.

“Kalau karena kami orang kecil, lalu anak kami dikorbankan… kami mau bagaimana?” katanya lirih.

Yang paling berat, menurutnya, adalah menjawab pertanyaan anaknya setiap hari.

“Dia selalu tanya, ‘Mama, bagaimana nasib saya?’ Saya tidak tahu harus jawab apa,” katanya.

Di Waingapu, kisah ini bukan mustahil akan terus bergulir dan tidak lagi jadi cerita dalam lingkup keluarga Rambu Angrid semata. Karena bisa memicu percakapan dan diskusi publik, tentang harapan, tentang proses, dan tentang keadilan yang masih sulit diraih.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network