Dari Kursi Pijat ke Transparansi, Gubernur Kaltim Berupaya Redam Amarah Publik

Tim iNews
Gubernur Kaltim berupaya redam opini dan kecaman publik terkait biaya renovasi rumah dinas dan pengadaan sejumlah fasilitas yang tergolong mewah(Foto: ilustrasi AI)

SAMARINDA, iNewsSumba.id – Kontroversi renovasi rumah jabatan Gubernur Kalimantan Timur membuka diskursus baru soal transparansi anggaran di daerah. Gubernur Rudi Mas’ud pun merespons dengan langkah korektif yang cukup signifikan.

Sorotan publik bermula dari rencana renovasi bernilai Rp25 miliar yang memuat sejumlah fasilitas mewah termasuk kursi pijat. Kritik berkembang cepat, terutama di media sosial, hingga memicu gelombang ketidakpercayaan.

Rudi mengakui bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Saya memahami kegelisahan masyarakat. Kritik ini adalah bentuk cinta terhadap daerah,” ujarnya.

Sebagai respons, ia memastikan akan melakukan audit ulang terhadap seluruh paket renovasi secara terbuka dan transparan.

Langkah audit ini diharapkan dapat mengurai persoalan sekaligus memberikan kejelasan kepada publik mengenai penggunaan anggaran.

Tak hanya itu, Rudi juga berjanji akan menyesuaikan fasilitas pimpinan agar lebih sederhana dan relevan dengan kebutuhan kedinasan.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network