Viral di Media Sosial, Pernyataan Jusuf Kalla di UGM yang Picu Reaksi Keras

Tim iNews
GAMKI Laporkan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSumba.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video pernyataan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), yang menyinggung konsep “mati syahid” dalam konflik Poso dan Ambon. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah organisasi keagamaan di Indonesia.

Video yang direkam saat JK berbicara di Masjid Universitas Gadjah Mada itu dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan publik. Dalam video tersebut, JK menyebut bahwa konflik keagamaan sulit dihentikan karena adanya keyakinan tentang syahid dari kedua belah pihak.

“Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti,” ujar JK dalam pernyataannya yang viral.

Menanggapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama berbagai lembaga Kristen segera mengambil sikap. Mereka menggelar konferensi pers dan menyatakan keberatan atas pernyataan tersebut.

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menegaskan bahwa ajaran Kristen tidak pernah membenarkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Ia menilai pernyataan JK berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Iman Kristen justru mengajarkan kasih kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang memusuhi kita. Oleh karena itu, pernyataan tersebut sangat tidak tepat,” ujarnya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network