Di level klub, Herdman juga memiliki pengalaman melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS), kompetisi yang sarat pemain bintang dan tuntutan hasil instan.
Kecerdasan taktik menjadi keunggulan lain. Meski tidak pernah berkarier sebagai pemain profesional, Herdman dikenal fleksibel dalam meramu strategi, mulai dari formasi 3-4-3 hingga 4-2-3-1.
Fleksibilitas ini dinilai cocok dengan karakter pemain Indonesia yang dinamis dan cepat beradaptasi. PSSI berharap pendekatan taktik Herdman mampu mengoptimalkan potensi generasi emas Timnas saat ini.
Menariknya, sebelum memilih Indonesia, Herdman sempat diincar sejumlah negara di kawasan CONCACAF. Namun, ia justru menjatuhkan pilihan ke Jakarta.
Keputusan tersebut membuka lembaran baru bagi Timnas Indonesia. Dengan agenda padat sepanjang 2026, publik kini menanti pembuktian nyata dari proyek besar yang diusung PSSI bersama John Herdman.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
