JAKARTA, iNewsSumba.id – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia bukanlah keputusan instan. PSSI menaruh kepercayaan besar pada pelatih asal Inggris tersebut karena rekam jejaknya sebagai spesialis transformasi tim nasional.
Herdman resmi diperkenalkan pada Sabtu (3/1/2026), mengakhiri teka-teki panjang siapa sosok yang akan mengisi kursi pelatih Garuda di era baru sepak bola Indonesia.
“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia,” tulis federasi dalam pernyataan resminya.
Nama Herdman mencuat berkat prestasi langka yang sulit ditandingi pelatih lain. Ia menjadi satu-satunya pelatih di dunia yang sukses membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
PSSI secara terbuka menyoroti fakta tersebut sebagai landasan utama penunjukan. “Dia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA,” terang PSSI.
Bersama Kanada, Herdman membuktikan kemampuannya membangun sistem permainan jangka panjang. Tim putra Kanada yang sebelumnya terpuruk di peringkat 77 dunia, melonjak ke posisi 33 FIFA di bawah kepemimpinannya.
Tak hanya soal peringkat, Herdman juga piawai membangun mental juara. Dua medali perunggu Olimpiade bersama tim putri Kanada menjadi bukti kemampuannya mengelola tekanan di level tertinggi.
Di level klub, Herdman juga memiliki pengalaman melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS), kompetisi yang sarat pemain bintang dan tuntutan hasil instan.
Kecerdasan taktik menjadi keunggulan lain. Meski tidak pernah berkarier sebagai pemain profesional, Herdman dikenal fleksibel dalam meramu strategi, mulai dari formasi 3-4-3 hingga 4-2-3-1.
Fleksibilitas ini dinilai cocok dengan karakter pemain Indonesia yang dinamis dan cepat beradaptasi. PSSI berharap pendekatan taktik Herdman mampu mengoptimalkan potensi generasi emas Timnas saat ini.
Menariknya, sebelum memilih Indonesia, Herdman sempat diincar sejumlah negara di kawasan CONCACAF. Namun, ia justru menjatuhkan pilihan ke Jakarta.
Keputusan tersebut membuka lembaran baru bagi Timnas Indonesia. Dengan agenda padat sepanjang 2026, publik kini menanti pembuktian nyata dari proyek besar yang diusung PSSI bersama John Herdman.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
