Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 6 November 2026 Naik Rp8.000, Tembus Rp2,565 Juta per Gram
JAKARTA, iNewsSumba.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (6/11/2026). Harga logam mulia tersebut naik Rp8.000 menjadi Rp2.565.000 per gram, setelah sehari sebelumnya berada di posisi Rp2.557.000 per gram.
Kenaikan harga emas Antam ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi investor maupun konsumen yang menjadikan logam mulia sebagai salah satu instrumen penyimpanan kekayaan.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, kenaikan harga tersebut berlaku untuk seluruh pecahan emas batangan yang dipasarkan Antam. Harga untuk ukuran terkecil 0,5 gram tercatat sebesar Rp1.332.500.
Sementara itu, emas batangan ukuran 1 gram yang menjadi salah satu pilihan masyarakat dibanderol Rp2.565.000. Adapun untuk ukuran 2 gram dijual Rp5.070.000.
Untuk ukuran lebih besar, emas Antam 5 gram dipasarkan dengan harga Rp12.600.000. Sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp25.145.000.
Harga emas ukuran 25 gram tercatat Rp62.737.000, sementara ukuran 50 gram dijual Rp125.395.000. Adapun emas batangan 100 gram dibanderol Rp250.712.000.
Untuk investor yang memilih pembelian dalam jumlah besar, Antam menetapkan harga emas 250 gram sebesar Rp626.515.000. Sementara ukuran 500 gram mencapai Rp1.252.820.000.
Adapun emas batangan dengan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, dipasarkan dengan harga Rp2.505.600.000.
Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Pada perdagangan hari ini, harga buyback naik Rp13.000 menjadi Rp2.370.000 per gram dari sebelumnya Rp2.357.000 per gram.
Harga tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Masyarakat yang melakukan transaksi pembelian juga perlu memperhatikan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, yakni PPh Pasal 22 sebesar 0,9 persen.
Pembeli yang memiliki NPWP dapat memperoleh tarif pajak lebih rendah, yakni 0,45 persen, dengan mencantumkan nomor NPWP setiap kali melakukan transaksi.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu