Penyerangan Maut di Kodi Balaghar Sumba Barat Daya, 3 Terduga Pelaku Ditangkap, 2 Diburu
TAMBOLAKA, iNewsSumba.id - Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus penyerangan maut yang menewaskan seorang petani berusia 50 tahun di Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penanganan kasus tersebut, tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.
Dilansir oleh Tribrata News Sumba Barat Daya disebutkan,tiga orang yang telah diamankan masing-masing berinisial AL (27), ONW (21), dan JL (20). Ketiganya ditangkap tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Sumba Barat Daya bersama personel Polsek Kodi Bangedo dan Polsek Rayon Kodi.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.00 WITA di kawasan Rata Kapole, Desa Rada Malando, Kecamatan Kodi Balaghar. Korban diketahui bernama Hermanus Helu Ngara (50), seorang petani yang meninggal dunia setelah mengalami luka-luka akibat serangan senjata tajam.
Sementara itu, dua orang lainnya yang telah diidentifikasi polisi sebagai terduga pelaku, yakni JM (50) dan LL (52), masih dalam pencarian. Tim gabungan kepolisian terus melakukan pengejaran untuk mengamankan keduanya.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi, insiden tersebut diduga dipicu persoalan batu kubur. Perselisihan bermula sekitar pukul 14.45 WITA di sebuah bengkel di wilayah Desa Rada Malando sebelum berkembang menjadi pertengkaran antara dua pihak.
Situasi kemudian semakin memanas setelah masing-masing pihak melibatkan anggota keluarga. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam. Dalam situasi tersebut, Hermanus diduga terlambat menyelamatkan diri hingga terkena serangan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu