Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Buaya Diduga Terkam Gadis di Kali Bondo Kodi, Warga Lakukan Pencarian hingga Dini Hari
Advertisement . Scroll to see content

Penyerangan Maut di Kodi Balaghar Sumba Barat Daya, 3 Terduga Pelaku Ditangkap, 2 Diburu

Kamis, 05 November 2026 | 20:44 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Penyerangan Maut di Kodi Balaghar Sumba Barat Daya, 3 Terduga Pelaku Ditangkap, 2 Diburu
URC Satreskrim Polres Sumba Barat Daya bersama personel Polsek Kodi Bangedo dan Polsek Rayon Kodi berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku tindak pidana penyerangan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia (Foto: istimewa)

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id  - Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus penyerangan maut yang menewaskan seorang petani berusia 50 tahun di Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penanganan kasus tersebut, tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.

Dilansir oleh Tribrata News Sumba Barat Daya disebutkan,tiga orang yang telah diamankan masing-masing berinisial AL (27), ONW (21), dan JL (20). Ketiganya ditangkap tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Sumba Barat Daya bersama personel Polsek Kodi Bangedo dan Polsek Rayon Kodi.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.00 WITA di kawasan Rata Kapole, Desa Rada Malando, Kecamatan Kodi Balaghar. Korban diketahui bernama Hermanus Helu Ngara (50), seorang petani yang meninggal dunia setelah mengalami luka-luka akibat serangan senjata tajam.

Sementara itu, dua orang lainnya yang telah diidentifikasi polisi sebagai terduga pelaku, yakni JM (50) dan LL (52), masih dalam pencarian. Tim gabungan kepolisian terus melakukan pengejaran untuk mengamankan keduanya.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi, insiden tersebut diduga dipicu persoalan batu kubur. Perselisihan bermula sekitar pukul 14.45 WITA di sebuah bengkel di wilayah Desa Rada Malando sebelum berkembang menjadi pertengkaran antara dua pihak.

Situasi kemudian semakin memanas setelah masing-masing pihak melibatkan anggota keluarga. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam. Dalam situasi tersebut, Hermanus diduga terlambat menyelamatkan diri hingga terkena serangan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Kodi Bangedo bersama personel langsung mendatangi lokasi kejadian dengan dukungan Polsek Rayon Kodi, Unit Pidum Satreskrim, URC Satreskrim, dan Unit Intelkam Polres Sumba Barat Daya.

Polisi melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Panenggo Ede untuk pemeriksaan terhadap korban.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan tiga bilah parang, satu batang tombak, serta pakaian yang dikenakan korban. Polres Sumba Barat Daya menegaskan pengejaran terhadap dua terduga pelaku yang belum tertangkap terus dilakukan dan mengimbau keluarga kedua pihak agar tidak melakukan aksi balas dendam.

 

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut