Gempa Susulan Kodi Tembus 483 Kali, Warga Sumba Barat Daya Diminta Tetap Waspada
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya bersama BPBD terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Pendataan menjadi salah satu pekerjaan penting untuk memastikan jumlah rumah rusak, fasilitas umum terdampak serta kebutuhan warga dapat teridentifikasi secara akurat.
Sebelumnya, data sementara mencatat ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda. Sejumlah fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah dan bangunan perkantoran juga dilaporkan terdampak akibat guncangan gempa.
Di tengah situasi tersebut, keberadaan posko penanganan menjadi penting. Posko menjadi titik koordinasi pemerintah dan berbagai unsur untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat ditangani sekaligus mempercepat respons terhadap kondisi darurat di lapangan.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak menyebarkan informasi mengenai gempa yang belum jelas sumbernya. Setiap perkembangan terkait aktivitas gempa, termasuk potensi gempa susulan dan informasi kebencanaan lainnya, perlu merujuk pada keterangan resmi lembaga berwenang.
Hingga kini, 483 gempa susulan, enam di antaranya dirasakan, menjadi catatan penting dalam penanganan pascagempa di Sumba Barat Daya. Warga diharapkan tetap tenang, waspada dan mengutamakan keselamatan sambil menunggu kondisi benar-benar stabil.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu