get app
inews
Aa Text
Read Next : Video Pembakaran Burung Hantu di Manggarai Barat Viral, Tiga Pelaku Langsung Diamankan Polisi

Kondisi Memprihatinkan SDN 2 Tublopo Jadi Sorotan KPK, Sekolah Berdinding Bebak Berlantai Tanah

Kamis, 23 Juli 2026 | 09:11 WIB
header img
Program bertajuk KPK Mengajar digelar di SD Negeri 2 Tublopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, NTT (Foto Kolase: istimewa)

Ia menilai, pemerataan akses pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, anak-anak di wilayah perbatasan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas sebagaimana siswa di daerah perkotaan.

Meski memiliki keterbatasan fasilitas, semangat belajar para siswa SD Negeri 2 Tublopo tetap tinggi. Sebanyak 76 peserta didik mengikuti kegiatan KPK Mengajar dengan antusias melalui berbagai permainan edukatif, pemutaran film, dan simulasi yang mengenalkan nilai kejujuran serta keberanian.

Kepala SDN 2 Tublopo, Obed Selan, mengaku bersyukur sekolahnya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program KPK Mengajar. Menurutnya, kehadiran KPK menjadi penyemangat bagi para siswa sekaligus membuka perhatian publik terhadap kondisi sekolah yang masih membutuhkan pembangunan.

Obed mengungkapkan masyarakat sebenarnya telah menyediakan lahan untuk pembangunan gedung sekolah permanen. Namun, sebagian area masih berada di kawasan hutan sehingga proses pembangunan memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait.

"Harapan kami, nilai keberanian dan kejujuran dapat tumbuh dan mengakar di SD Negeri 2 Tublopo sehingga kelak lahir pemimpin-pemimpin masa depan TTU yang jujur dan berani untuk membawa daerah ini menjadi lebih baik dan maju," kata Obed Selan.

Selain berharap pendidikan karakter terus berlanjut, pihak sekolah juga berharap pembangunan gedung permanen dapat segera direalisasikan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan aman bagi seluruh siswa.

KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi melalui pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pembentukan karakter, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar anak-anak di wilayah perbatasan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut