get app
inews
Aa Text
Read Next : 6.409 Gempa Susulan Guncang Flores, BMKG: Aktivitas Masih Berlanjut 3-4 Minggu

BMKG Bunyikan Alarm El Nino, NTT Masuk Daftar Wilayah Paling Rawan Kekeringan hingga 2027

Rabu, 01 Juli 2026 | 18:37 WIB
header img
ilustrasi AI, El Nino ancam NTT dan sejumlah darerah lainnya di Nusantara

Menurut BMKG, penurunan curah hujan berpotensi memicu berbagai persoalan. Selain ancaman gagal panen akibat berkurangnya pasokan air untuk lahan pertanian, risiko kebakaran hutan dan lahan juga meningkat seiring mengeringnya vegetasi. Kondisi tersebut bahkan dapat memperburuk kualitas udara akibat meningkatnya konsentrasi asap dan debu di atmosfer.

Dampak lainnya menyentuh sektor kesehatan masyarakat. Cuaca yang lebih panas dan kering berpotensi meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dehidrasi, serta penyakit lain yang dipicu paparan suhu tinggi. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjaga layanan kesehatan selama periode El Nino berlangsung.

Karena itu, BMKG meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha hingga masyarakat mulai melakukan langkah antisipatif sejak sekarang. Penyesuaian pola tanam, pengelolaan irigasi secara efisien, penghematan penggunaan air, hingga pemanfaatan informasi prakiraan iklim menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.

"Kesiapsiagaan harus dilakukan secara lintas sektor. Risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, kualitas udara, hingga kesehatan masyarakat perlu diantisipasi sejak dini melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan," tegas Faisal.

Bagi wilayah NTT yang hampir setiap tahun menghadapi tantangan kekeringan, peringatan BMKG ini menjadi momentum untuk memperkuat mitigasi sebelum dampak El Nino mencapai puncaknya. Dengan kesiapan yang lebih baik, ancaman terhadap sektor pertanian, penyediaan air bersih, dan kesehatan masyarakat diharapkan dapat ditekan sehingga kehidupan warga tetap berjalan normal meski menghadapi musim kering yang diprediksi berlangsung lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut