400 Pekerja dan 300 Alat Berat Dikerahkan, Tambak Udang Terbesar di Sumba Timur Dikebut Tiga Tahun
WAINGAPU, iNewsSumba.id – Pembangunan tambak udang modern di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, memasuki fase percepatan. Di balik proyek bernilai Rp7,2 triliun tersebut, ratusan pekerja bersama ratusan alat berat bekerja setiap hari untuk mengejar target operasional awal pada 2027.
Project Construction Manager PT Adhi Karya, Abdul Kadir, mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 400 tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pembangunan kawasan tambak udang tterintegrasi tersebut. Mereka terdiri atas pekerja konstruksi, operator alat berat, hingga tenaga teknis di lapangan.
"Total pekerja yang terlibat, termasuk operator ekskavator, saat ini mencapai sekitar 400 orang," kata Abdul Kadir kepada wartawan, Senin (29/6/2026) siang jelagn sore lalu.
Jumlah tenaga kerja yang besar itu didukung armada alat berat yang tidak kalah masif. PT Adhi Karya mengoperasikan sekitar 300 unit alat berat, terdiri dari 140 ekskavator dan sekitar 160 dump truck yang digunakan untuk pekerjaan penggalian, pemindahan material, serta pembentukan kolam budidaya.
Abdul Kadir menjelaskan, sebagian besar alat berat tersebut didatangkan dari luar Pulau Sumba. Dari total 300 unit, hanya sekitar 30 unit yang berasal dari Sumba, sedangkan 270 unit lainnya didatangkan dari berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan proyek.
Mobilisasi alat berat dalam jumlah besar menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan kawasan budidaya udang yang membentang di atas lahan lebih dari 2.000 hektare tersebut.
Hingga akhir Juni 2026, progres fisik proyek telah mencapai 4,21 persen. Tahapan pekerjaan meliputi pembangunan fasilitas sementara, kolam budidaya udang, serta fasilitas pengolahan limbah yang akan menunjang operasional kawasan.
"Progres pekerjaan 4,21 persen ini terdiri dari pekerjaan fasilitas sementara, pekerjaan kolam budidaya udang, pekerjaan fasilitas pengolahan limbah klaster," jelas Abdul Kadir.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu