get app
inews
Aa Text
Read Next : Guru di TTU Babak Belur Dianiaya Suami Sesama ASN, Keluarga Geram Polisi Lamban Bertindak

Usut Kematian Dokter Icha, Polres TTU Periksa Saksi dan Dalami Dugaan Intimidasi oleh Oknum DPRD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB
header img
Ilustrasi, Polres TTU usut dugaan intimidasi yang dialami seorang dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona Kefamenanu (Foto: AI)

KEFAMENANU, iNewsSumba.id-Kepolisian Resor  (Polres) Timor Tengah Utara (TTU) terus mengusut dugaan intimidasi yang dialami seorang dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona Kefamenanu, dr. E.P.U.P. atau yang akrab disapa dr. Icha, sebelum akhirnya meninggal dunia. Penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa para saksi, mengumpulkan alat bukti, hingga melibatkan ahli pidana dan psikologi guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Nusa Tenggara Timur setelah muncul dugaan bahwa dokter muda tersebut mengalami tekanan psikis usai menangani pasien korban gigitan ular di IGD RS Leona. Dugaan itu memantik reaksi dari kalangan tenaga kesehatan maupun masyarakat yang mendesak agar kasus tersebut diusut secara transparan.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menegaskan penyidik masih bekerja mengumpulkan fakta-fakta melalui pemeriksaan saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut. Polisi tidak ingin mengambil kesimpulan tanpa didukung alat bukti yang cukup.

"Hari ini proses pengambilan keterangan terhadap para saksi masih berlangsung. Penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta untuk membuat terang peristiwa ini. Hasil pemeriksaan para saksi nantinya akan kami laporkan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai," ujar AKBP Eliana Papote.

Menurut Kapolres, saksi-saksi yang bertugas bersama almarhumah saat piket di IGD menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Keterangan mereka akan dipadukan dengan dokumen pendukung agar rangkaian peristiwa dapat tergambar secara utuh.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga berkoordinasi dengan pihak RS Leona untuk memperoleh rekam medis mengenai kondisi kesehatan maupun kejiwaan almarhumah setelah insiden tersebut. Langkah ini dilakukan guna mengetahui perkembangan psikologis korban berdasarkan data medis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut