Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Trauma Berat, Anak 13 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Lewa Belum Bisa Diperiksa Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Mabuk Miras, Pengendara Tanpa SIM Tabrak Motor Ibu dan Anak di Sumba Timur

Senin, 25 Mei 2026 | 18:00 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Diduga Mabuk Miras, Pengendara Tanpa SIM Tabrak Motor Ibu dan Anak di Sumba Timur
Diduga dalam kondisi mabuk miras saat berkendara, pemotor tabrak pemotor lainnya di Laindeha, Sumba Timur. Balita 4 tahun akhirnya meninggal dunia setelah sempat kritis(Foto: ilustrasi AI)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus kecelakaan maut yang merenggut nyawa bocah perempuan berusia 4 tahun di Jalan Jurusan Laindeha-Waingapu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.

Pengendara sepeda motor Honda CB 150 yang terlibat kecelakaan, PDT (35), diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat mengemudi. Tidak hanya itu, pria tersebut juga diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM C.

Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa melalui Kasatlantas AKP Rahmat Agus Ibrahim mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan pengendara Honda CB 150 melaju dengan kecepatan tinggi sebelum masuk ke jalur berlawanan.

“Pengendara diduga dalam kondisi dipengaruhi alkohol atau mabuk miras saat berkendara. Selain itu, yang bersangkutan juga tidak memiliki SIM C dan tidak membawa STNK,” ujar AKP Rahmat.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, Petrus bergerak dari arah Waingapu menuju Laindeha.

Di waktu bersamaan, sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Wahyu Puspa Wulaningsih datang dari arah berlawanan dengan membawa dua penumpang, yakni anaknya Althea Wulandari Takandjanji dan Jeri Ndapa Kahali.

Saat memasuki tikungan di Desa Laindeha, motor Honda CB 150 diduga kehilangan kendali dan masuk ke jalur lawan hingga menghantam motor korban.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut