get app
inews
Aa Text
Read Next : Akses Jalan 13 Desa di Flores Timur Terputus Akibat Hujan Deras, Warga Kesulitan Pasokan Makanan

Jembatan Darurat di Wewewa Timur Selesai, Anak-Anak Kini Aman Berangkat ke Sekolah

Jum'at, 13 Februari 2026 | 22:38 WIB
header img
Gotong royong Brimob dan warga bangun jembatan darurat hubungkan dua desa di Sumba Barat Daya, NTT- (Foto: iNews Sumba).

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id-Suasana haru tak bisa disembunyikan ketika sebuah jembatan darurat akhirnya berdiri kokoh di pelosok Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Bentangan kayu dan rangka sederhana itu menghubungkan dua desa di Kecamatan Wewewa Timur yang selama bertahun-tahun terisolasi saat musim hujan tiba.

Jembatan tersebut menghubungkan Desa Kodiwone dan Desa Padaeweta. Inilah akses terdekat warga menuju sekolah, kebun, pasar hingga layanan kesehatan. Namun selama ini, setiap hujan turun, arus sungai berubah menjadi ancaman dan taruhan nyawa anak-anak saat ke sekolah.

Anak-anak sekolah menjadi kelompok paling rentan. Mereka kerap berdiri di tepi sungai, menunggu air surut. Tak jarang, orang tua memilih melarang anaknya berangkat sekolah demi keselamatan.

“Kalau hujan besar, kami tidak berani lewat. Anak-anak tunggu sampai air turun, kadang sampai siang,” ujar Malo Bani, tokoh masyarakat setempat.

Sebelumnya memang pernah ada jembatan di titik tersebut. Namun hanya berupa susunan kayu seadanya. Posisinya rendah, rapuh, dan mudah hanyut diterjang banjir.

Akibatnya, aktivitas warga lumpuh setiap musim hujan. Petani kesulitan membawa hasil kebun. Warga yang sakit harus menunggu air surut untuk menuju fasilitas kesehatan.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut