Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Poster Perlawanan GMKI Menggema di Gedung MPL Waingapu: Kalawua Lawan Perampasan Tanah Ulayat
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Desa Tebara Bongkar Utang Budaya Capai Rp14,7 Miliar, Generasi Muda Terancam Masa Depannya

Rabu, 24 September 2025 | 22:28 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Kepala Desa Tebara Bongkar Utang Budaya Capai Rp14,7 Miliar, Generasi Muda Terancam Masa Depannya
Kepala Desa Tebara, Marthen Ragowino Bira berlatar belakang sejumlah rumah tradisional Sumba di Kampung Adat Praiijing-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id— Ruang Aula Sinar Tambolaka, Rabu (24/9/2025) jelang sore lalu hening sesaat ketika Kepala Desa Tebara, Marthen Ragowino Bira, membuka lembaran data tentang kondisi warganya. Suaranya berat, namun jelas menekankan fakta mengejutkan: hutang budaya masyarakat di Desa Tebara mencapai Rp14,7 miliar per akhir 2024.

“Hutang budaya ini menjadi beban yang sangat serius. Bayangkan, rata-rata setiap RT menanggung beban Rp1,3 miliar. Bahkan, ada keluarga yang harus menjual sawahnya hanya untuk menutup ongkos adat,” ujar Marthen dalam forum Simposium Budaya Sumba itu yang juga dihadiri jurnalis iNews Media.

Ia menguraikan, sebanyak 65 persen sawah di Desa Tebara kini tergadai, bahkan sebagian sudah terjual. Menurutnya, kondisi ini menimbulkan efek domino yang menggerus sendi kehidupan masyarakat desa.

“Bukan hanya sawah yang hilang, tapi juga masa depan generasi muda kita. Data kami menunjukkan 45 persen anak muda di Tebara sudah putus sekolah. Ini tragedi yang harus kita renungkan bersama,” tegas Kepala Desa yang wilayahnya terus dikenal dunia seiring pesona Kampung Adat Praiijing itu.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut