Polemik Ganti Rugi Bendungan Temef: Warga Merasa Dibohongi, Akademisi dari Swedia ini Angkat Suara
Rabu, 02 April 2025 | 16:37 WIB

"Kawasan Hutan Produksi Tetap Laob Tumbesi berdampak luas dan sangat merugikan masyarakat," tegasnya.
Perhatian terhadap isu ini datang dari Profesor Hans Hägerdal, Guru Besar Linnaeus University, Swedia, yang menilai klaim negara mengabaikan hak adat masyarakat Timor.
"Hak milik seharusnya milik pengelola tanah berdasarkan hukum adat. Sayangnya, kesalahpahaman birokrasi sering menafsirkan ulang dokumen kolonial secara keliru," ujar Hägerdal.
Profesor Hans mendukung perjuangan masyarakat adat Amanuban melawan klaim negara. “Saya harap anda semua berhasil dalam melawan klaim negara,” tutupnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu