Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ancaman Blacklist Menguat, DPRD Sumba Timur: Pengusaha Ternak Nakal Harus Disanksi
Advertisement . Scroll to see content

Ini Peran Balai Karantina Waingapu dalam Kasus Pengiriman Ternak Betina Produktif Keluar Sumba Timur

Rabu, 15 Januari 2025 | 08:13 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Ini Peran Balai Karantina Waingapu dalam Kasus Pengiriman Ternak Betina Produktif Keluar Sumba Timur
RDP di DPRD Sumba Timur, NTT terkait kasus dugaan pengiriman ternak kuda betina produktif secara ilegal yang ditemukan di Balai Karantina Waingapu - Foto : iNewsSumba.id

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Balai Karantina Waingapu diduga kuat punya peran yang besar dalam proses pengiriman ternak kuda betina produktif keluar Kabupaten Sumba Timur secara illegal. Hal itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar sebanyak 3 kali di DPRD setempat.

Dugaan keterlibatan Balai Karantina Waingapu melalui oknumnya itu mengerucut dalam salah satu poin rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Sumba Timur, Senin (13/1/2025) lalu.

Di point ke-6 dari 7 butir rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Sumba Timur dalam RDP dengan sejumlah pihak diantaranya, Polres Sumba Timur, KSOP, POSAL, Dinas Peternakan dan elemen lainnya itu disebutkan adanya temuan ternak kuda betina produktif bersama anak kuda umur kurang lebih 2 bulan di Karantina Waingapu. Tidak hanya itu juga adanya penukaran betina induk produktif yang berasal dari Sumba Timur (dibuktikan dengan ciri-ciri dan informasi pembelian kuda tersebut) yang hendak diantarpulaukan.

Sehubungan dengan realita itu, para peserta RDP menegaskan adanya peran penting Balai Karantjna Waingapu yang diduga dengan sengaja melakukan pembiaran terhadap aktifitas pengiriman ternak kuda betina produktif secara illegal. Karenanya, Pemkab Sumba Timur diminta dengan tegas untuk melakukan koordinasi dengan Balai Karantina NTT di Kupang untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja Balai Karantina Waingapu.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut