Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Musrenbang di Kahaungu Eti, Bupati Sumba Timur ajak Selaraskan Cara Pandang
Advertisement . Scroll to see content

Keprihatinan Desa Palakahembi, Belasan Balita Alami Gizi Kurang, Stunting dan Bumil KEK

Senin, 28 Agustus 2023 | 06:03 WIB
  • author Dion Umbu Ana Lodu
Keprihatinan Desa Palakahembi, Belasan Balita Alami Gizi Kurang, Stunting dan Bumil KEK
Pemberian suplemen atau PMT bagi bayi dan Bumil merupakan salah satu cara mencegah terjadinya stunting pada anak - Foto Rappler

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Belasan balita di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, NTT alami gizi kurang dan stunting. Bahkan ada 1 Balita yang alami gizi buruk. Semuanya menjadi pergumulan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk memberikan intervensi guna mengeluarkan bayi dan balita itu dari kondisi yang memprihatinkan itu.

Arif Ndilu Maramba Jawa, Kepala Desa (Kades) Palakahembi memaparkan realita kesehatan, gizi dan kondisi sejumlah bayi dan balita itu ketika ditemui iNews.id di Kantor Desa setempat, Sabtu (27/8/2023) siang lalu.

“Kalau data akhir 2022 dan awal 2023 ini terdapat 1 Balita gizi buruk dan 16 yang alami gizi kurang. Awalnya yang gizi kurang ada 17 tapi setelah diberikan intervensi, pendampingan intens dari kader posyandu dan pemberian PMT secara teratur, yang sisa sementara 16 orang balita,” urai Arif.

Tak hanya permasalahan bayi dan balita alami gizi buruk dan kurang, persoalan stunting diakui masih terus digumuli pihaknya dan kades Posyandu Desa Palakahembi. Dari 4 dusun yang ada di Desa yang sesuai data 2021 mencapai 4.506 jiwa itu juga terdapat 16 bayi yang terkategori stunting.

“Yang juga jadi pergumulan kami di desa ini ada 16 bayi yang stunting. Jumlah itu berpotensi bertambah, karena ada sebanyak 6 Ibu Hamil atau Bumil alami Kekurangan Energi Kronis atau KEK,” timpal Arif.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut