Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Panggaratau hingga Pedang Pora, Sambutan Adat dan Tradisi Kepolisian Iringi Kehadiran Kapolres Baru
Advertisement . Scroll to see content

Percepatan Penurunan Stunting, Wapres Sebut Prevalensi Stunting Turun 1,85 persen/Tahun

Kamis, 05 September 2024 | 10:27 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Percepatan Penurunan Stunting, Wapres Sebut  Prevalensi Stunting Turun 1,85 persen/Tahun
Graphis penurunan angka stunting Nasional - Foto Kolase: Sekretariat Wapres

JAKARTA, iNewsSumba.id – Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengatakan, Stunting masih menjadi masalah bagi bayi dan anak-naka di Indonesia. Kendati demikian, upaya untuk menanggulangi atau menurunkan angka stunting terus menunjukkan progres positif.

Demikian dipaparkan Ma'ruf Amin kala memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, Rabu (4/9/2024) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Dalam Rakor yang merupakan pertemuan tahunan terkait  program percepatan penurunan stunting pada tingkat nasional itu, Wapres Ma’Ruf Amin menguraikan, Prevalensi stunting turun dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,5% pada tahun 2023.

“Dalam lima tahun, seluruh pihak terkait percepatan penanganan stunting berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar 9,3%, atau rata-rata 1,85%/tahunnya,” tandas Ma’ruf Amin.

Keberhasilan itu, kata Wapres merupakan hasil kerja kolaborasi  unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu melibatkan mitra pembangunan, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, dan perguruan tinggi serta pemangku kepentingan lainnya.

“Prevalensi stunting turun dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,5% pada tahun 2023. Artinya, dalam lima tahun, seluruh pihak terkait percepatan penanganan stunting berhasil menurunkan prevalensi stunting,” paparnya.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut