Logo Network
Network

Warga Ramaikan Gerakan Pangan Murah di Pasar Prailiu Sumba Timur

Dion Umbu Ana Lodu
.
Senin, 26 Juni 2023 | 13:10 WIB
Warga Ramaikan Gerakan Pangan Murah di Pasar Prailiu Sumba Timur
Warga berebut untuk mendapatkan beras Bulog dengan harga Rp9500 perkilogramnya dalam Gerakan Pangan Murah di Pasar Prailiu, Sumba Timur - Foto : Dion. Umbu Ana Lodu

SUMBA TIMUR, iNewsSumba – Ribuan warga yang didominasi kaum ibu dan perempuan ramaikan gelaran Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Pelataran Pasar Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur NTT, Senin (26/6/2023) pagi hingga jelang siang lalu. Bahan pokok seperti beras dan sayuran menjadi komoditi utama yang diincar warga.

Gerakan Pangan Murah yang dilaunching serentak secara nasional itu, untuk tingkat Kabupaten Sumba Timur dibuka oleh Bupati setempat. Hadir pula sejumlah anggota Forkopimda serta pimpinan OPD dan SKPD.

Dalam laporannya, Nico Pandarangga selaku pelaksana kegiatan dan juga sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Sumba Timur menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga barang pangan.

“Stabilisasi pasokan dan harga barang pangan ini melibatkan beberapa pihak diantaranya para pedagang di Pasar Prailiu, distributor, Gapoktan dan juga dukungan dari BUMN dan BUMD serta pihak lainnya,” tandas Nico sembari menambahkan kegiatan itu didukung sepenuhnya oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam hal mobilisasi sejumlah komoditi dari kecamatan – kecamatan penghasil.

Bupati Sumba Timur Khristofel Praing dalam sambutan serta ketika diwawancarai iNewsSumba.id menyatakan kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah sebagian dari sejumlah langkah – langkah positif yang telah dilakukannya bersama David Melo Wadu selaku Wakil Bupati. Hal yang juga tak bisa dipungkiri sebut dia adalah perlunya peran serta ragam stake holder dimasyarakat.

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.