Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Suara Lama dari Lenteng Agung: Megawati Sudah Peringatkan Soal Proyek Whoosh
Advertisement . Scroll to see content

Sebut Megawati Janda, TikToker Asal Lampung Akhirnya Minta Maaf

Senin, 24 April 2023 | 22:21 WIB
  • author Nani Suherni
Sebut Megawati Janda, TikToker Asal Lampung Akhirnya Minta Maaf
Kolase foto TikToker Bima, asal Lampung yang meminta maaf pasca mengatakan Megawati janda yang tak perlu ditanggapi ucapannya - Foto :Tangkapan layar

JAKARTA, iNewsSumba.id – Setelah sempat mengupload video yang disertai ungkapan janda pada yang tersirart ditujukan pada Megawati Soekarnoputri, Bima, seorang TikToker asal Lampung akhirnya meminta maaf.

Permohonan maaf itu diunggahnya ke akun TikTok nya sembari dibarengi penjelasan terkait diksi Janda yang digunakannya untuk menyebut Megawati. Penjelasan TikToker yang viral sejak mengkritisi Pemprop Lampung itu berdurasi 3.40 menit.

"Di situ gw tidak bermaksud untuk menggunakan konotasi janda untuk kaya buruk ya. Gw bilang mengungkapkan kekesalan gw ketika itu piala dunia dibatalkan gitu kan. Gw cuma menyurakan isi hati gw sendiri gitu kan," ungkap Bima.

"Gw pribadi sih minta maaf yang sebesar-besarnya kepada para netizen Indonesia kalau ucapan gw itu menginggung kalian yang bekerja dengan partai," imbuhnya.

Dalam video yang sama, Bima juga menguraikan bahwa video dimaksud diupload sebelum dirinya viral pasca mengkritik Pemprop Lampung.

"Gw di sini banyak belajar dan menerima banyak perspektif dari orang-orang Bim ini kata-katanya harus dibenerin ya gw minta maaf guys. emang gw anak muda yang masih berapi-api gt," timpalnya.

Artikel ini telah tayang di lampung.inews.id dengan judul " TikToker Bima asal Lampung Minta Maaf ke Netizen usai Sebut Megawati Janda "

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut