Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pulang dari Bali, Tiga Keponakan Habisi Paman di Rumah Gendang Palit
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Adat Wainyapu, Menara Ilalangnya Mencakar Langit, Kubur Megalithnya Mengukir Bumi

Sabtu, 01 April 2023 | 22:44 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Kampung Adat Wainyapu, Menara Ilalangnya Mencakar Langit, Kubur Megalithnya Mengukir Bumi
Kampung adat Wainyapu, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT - Foto : Istimewa

Kampung ini dihuni oleh ratusan warga 12 suku, yang tersebar pada 57 unit  rumah adat. Atap ilalang dan menjulang tinggi rumah adat di perkampungan ini, sejatinya ditopang oleh 4 tiang utama. Ke - 4 tiang utama berukir itu berdiri kokoh  di tengah rumah. Uniknya, di tengah ke - 4 tiang inilah tungku atau dapur berada.

Di sekitar ke-4 tiang itupula benda-benda pusaka dan upacara di simpan. Jika beruntung, pengunjung  yang datang bisa memperoleh hiburan ekstra berupa penabuhan gong dan tambur oleh penghuni kampung yang sedang bersukaria.


Kuburan megalith di sisi rumah adat padfa Kampung adat Wainyapu,, Kabupaten Sumba Barat Daya - Foto : Dion. Umbu Ana Lodu

 

 

Aksesoris lainnya yang bisa ditemui di dalam rumah adalah tanduk kerbau dan rahang babi yang dipajang di dinding dan di bawah atap ilalang.

Tak hanya menara  yang mencakar langit, perkampungan yang konon telah ada sejak abad 15 silam ini, juga di padati oleh ratusan kubur batu yang seakan mengukir bumi pertiwi dan mempertontonkan kejayaan era megalithikum di Pulau Sumba yang masih bertahan hingga kini.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut