Pembangkit Listrik Gunakan Tenaga Angin ada di Sumba Timur, 2 Dusun Ini Tempatnya

Dion. Umbu Ana Lodu
.
Sabtu, 17 September 2022 | 10:34 WIB
Jejeran turbin penangkap angin di dusun Tana Rara, Sumba Timur - Foto : Dion Umbu Ana Lodu

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Banyak ditemui pembangit listrik bertenaga diesel, batu bara, matahari ataupun air. Namun menggunakan tenaga angin, tentu masih hal yang jarang dijumpai. Di Kabupaten Sumba Timur ada dua dusun yang menggunakan angin sebagai pemicu timbulnya energi listrik yang kemudian dimanfaatkan warga.

Dusun Kalihi di Kecamatan Kahaungu Eti, tak hanya gunakan angin sebagai sumber energi namun dipadukan dengan matahari. Hal serupa juga dijumpai di dusun Tana Rara, Kecamatan Pandawai. Menariknya fasilitas penjaring angin dan matahari itu tak hanya menjadi bagian vital dari pembangkit listrik namun juga perlahan menjadi daya tarik wsiata bagi warga di luar dua dusun itu.

 


Deretan turbin penangkap angin untuk menjadi energi listrik di dusun Kalihi, Sumba Timur - Foto : Dion Umbu Ana Lodu

 

Di dusun Kalihi bisa dijumpai di sebuah perbukitan lebih dari 20 kincir atau turbin untuk menangkap angin. Sementara di Dusun Tana Rara, lebih dari 40 unit turbin bisa dijumpai, juga di atas perbukitan khas sabana Sumba Timur.

Angin ditangkap turbin untuk menjadi sumber pembangkit listrik itu, menggerakan turbin dan lalu dibawa ke baterai/aki penyimpan arus, yang mana nanti kemduian dialirkan melalui kabel listrik untuk selanjutnya dimanfaatkan ratusan jiwa di masing – masing dusun ini.

“Untung sekali ada listrik sekarang, kalau dulu yaa kami pakai lampu pelita.” ujar Meta Tanggu Humba, warga dusun Tana Rara kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Seiring waktu, dua dusun ini sempat menjadi viral di media sosial, dan menjadi tujuan bagi pelancong luar desa bahkan dari luar pulau Sumba. Tua muda silih berganti datang dan bahkan ada yang menjadikan lokasi itu sebagai tempat pengambilan foto prewed.

“Saya tadi datang dengan kawan – kawan, ada sekitar enam motor kami tadi. Yaa datang lihat dan foto – foro lalu kami upload ke medsos,” jelas Umbu seorang pemuda dari kota Waingapu.

Walau memang harus diakui untuk mencapai kedua dusun ini perlu waktu, kesiapan fisik ekstra. Juga kemampuan kendaraan bermotor plus skill yang mumpuni. Karena mencapai lokasi ini harus melalui rute bervariasi yakni jalan hotmix mulus juga pengerasan berbahan batu dan sirtu yang licin serta jalur turunan dan tanjakan.

Tertarik untuk melihat jejeran turbin angin pembangkit energi listrik? Dusun Kalihi dan Tana Rara, siap menyambut dengan keramahan dan keunikannya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Bagikan Artikel Ini