Kepala Desa Kiritana, Jhonson Dena Tola, membenarkan peristiwa tersebut. Ia ikut mengantarkan jenazah dan menyaksikan langsung kondisi itu. “Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan. Setidaknya jembatan diperbaiki agar warga tidak lagi membahayakan nyawa,” ujarnya saat ditemui di sisi sungai itu, Sabtu (25/4/2026) petang. Diakuinya, sungai itu dikenal menjadi habitat buaya, yang oleh sebagian warga tak hanya ditakuit juga dikeramatkan.
Yaa, video itu bukan sekadar potret duka. Ia adalah cermin keterbatasan infrastruktur yang masih membayangi kehidupan masyarakat di pelosok. Di Sumba Timur, kematian terasa kian pilu kala jenazah untuk tiba di rumah dukapun harus diperjuangkan dengan bertaruh nyawa. Di balik derasnya arus sungai, sejatinya ada harapan yang terus disuarakan, agar akses yang layak bukan lagi sekedar janji omon-omon semata. Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Kepala Desa Kiritana, Jhonson Dena Tola di sisi Sungai Kambaniru, Sumba Timur, NTT (Foto: Dion. Umbu Ana Lodu/ iNewsSumba.id)
