Aulia menegaskan bahwa hasil penyelidikan akan diumumkan kepada publik. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu proses yang tengah berlangsung.
“Kami akan update. Kami bekerja secara profesional dan transparan,” katanya.
Di luar pernyataan itu, tekanan publik terus meningkat. Serangan terhadap Andrie Yunus dipandang sebagai bentuk kekerasan serius terhadap aktivis sipil.
Insiden tersebut terjadi setelah Andrie mengikuti podcast di kantor YLBHI. Dalam perjalanan pulang, ia diserang oleh dua orang tak dikenal yang menyiramkan air keras ke tubuhnya.
Dampaknya sangat serius. Luka bakar 24 persen, termasuk pada wajah dan mata, menjadi catatan medis yang menggambarkan brutalnya serangan tersebut.
Kini, kepercayaan publik berada di titik krusial. Jika transparansi benar-benar dijalankan, kasus ini bisa menjadi preseden penting. Namun jika tidak, ia hanya akan menambah daftar panjang keraguan terhadap penegakan hukum.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
