FLORES TIMUR – Konflik perebutan tanah ulayat kembali memicu ketegangan di wilayah Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. Bentrokan antarwarga pecah di Kecamatan Adonara Timur pada Jumat (6/3/2026), mengakibatkan sejumlah rumah terbakar dan beberapa warga dilaporkan mengalami luka akibat tembakan senjata rakitan.
Insiden tersebut melibatkan warga dari Desa Lewonara Sausina dan Desa Bele Waiburak. Ketegangan yang dipicu sengketa lahan adat itu berkembang menjadi aksi saling serang yang membuat situasi di lokasi memanas.
Sejumlah bangunan dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Api terlihat melalap rumah dan gudang milik warga di wilayah Desa Lewonara Sausina, sementara kepulan asap tebal membumbung di tengah kepanikan warga.
Warga yang berada di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri. Sebagian memilih mengungsi ke jalan raya dan area yang dianggap lebih aman untuk menghindari bentrokan yang semakin meluas.
Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senjata rakitan yang digunakan dalam bentrokan tersebut. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
