Ia menegaskan bahwa ajaran kasih dalam iman Kristiani tidak terbatas pada sesama umat Katolik, melainkan berlaku bagi semua manusia.
“Ajaran Yesus adalah kasih. Mengasihi manusia seperti diri sendiri, bukan hanya kepada orang Katolik saja tetapi kepada semua orang,” ujarnya.
Wakil Ketua MUI Sumba Timur, Haji Ilyas Ismail, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga keharmonisan masyarakat.
Menurutnya kegiatan ini lahir dari gagasan bersama antara tokoh Muslim dan Katolik di Waingapu.
“Kami mencoba membuat satu kegiatan untuk menyatukan umat dalam persaudaraan,” kata Ilyas.
Ia menambahkan bahwa buka puasa merupakan ibadah yang sakral bagi umat Islam.
Namun ketika dilakukan bersama saudara yang berbeda keyakinan, nilai kebersamaan menjadi semakin kuat.
“Walaupun makanannya sederhana, tetapi nilai ibadahnya sangat luar biasa,” ujarnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
