Rocky menyebut Indonesia masih terjebak dalam pola feodalisme modern. Kekuasaan, katanya, kerap lebih dihormati daripada kebenaran akademik.
Ia mengingatkan bahwa pendidikan seharusnya membebaskan pikiran, bukan sekadar melahirkan gelar formal. “Kalau ijazah dipalsukan atau dipolitisasi, itu artinya kita mempermainkan masa depan bangsa,” ujarnya.
Pernyataan Rocky Gerung tentang polemik ijazah Jokowi ini kembali memantik perdebatan publik, terutama di media sosial. Kritiknya mempertegas bahwa isu pendidikan bukan sekadar soal anggaran, tetapi juga soal moralitas kepemimpinan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
