Agustinus Njurumbaha, tokoh muda setempat menambahkan, selain aspek keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada citra daerah.
“Orang dari luar yang mau datang atau berwisata pasti tidak nyaman. Medannya berat dan jalannya rusak,” ungkap Agustinus.
Umbu K. Janggatana dan Agustinus Njurumbaha, dua tokoh masyarakat Desa Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, NTT-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu
Bahkan, menurutnya, beberapa wisatawan yang pernah berkunjung mengeluhkan kondisi jalan tersebut.
“Mereka bilang, kalau jalannya bagus, pasti banyak yang datang ke sini,” ujarnya.
Warga Tabundung berharap pemerintah tidak menunggu hingga terjadi bencana atau korban jiwa baru bertindak.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
