Bapanas Pastikan Program SPHP Beras Berlanjut, 1,5 Juta Ton Disiapkan untuk Stabilisasi Harga

Dion. Umbu, Tangguh Yudha
Bulog Sumba Timur menjual beras SPHP - Foto Dokumen: iNewsSumba.id

Selain SPHP, pemerintah juga memastikan program bantuan pangan tahap kedua berupa beras dan minyak goreng tetap diperpanjang hingga 31 Januari 2026 melalui skema Rekening Penampung Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah disetujui Kementerian Keuangan.

Per 2 Januari 2026, Bulog telah menyalurkan bantuan kepada 17,370 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari target 18,277 juta PBP. Secara nasional, beras tersalurkan 347,4 ribu ton dan minyak goreng 69,4 juta liter.

Bapanas juga tengah mengupayakan agar program SPHP tahun 2025 yang realisasinya mencapai 802,9 ribu ton dapat diperpanjang hingga akhir Januari 2026 untuk memperkuat stabilitas pasokan pangan.

Di sisi lain, pemerintah juga menegaskan perhatian terhadap sektor hulu agar produksi nasional tetap terjaga. Stabilitas harga gabah dinilai menjadi salah satu kunci keberlanjutan produksi.

“Gabah Rp6.500 itu relatif menguntungkan petani. Dengan harga yang membuat petani nyaman berproduksi, maka cita-cita swasembada akan lebih mudah kita capai,” tegas Ketut.

Dengan kombinasi penguatan sektor hulu hingga hilir, pemerintah berharap 2026 menjadi momentum penting bagi ketahanan pangan nasional.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network