Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Antrean BBM di Waingapu Mengular, Pengelola SPBU Akui Pasokan dari Depo Pertamina Turun Separuh
Advertisement . Scroll to see content

Pengecer BBM di Waingapu Menolak Jadi Kambing Hitam: Kami Juga Antre Berjam-jam

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:53 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Pengecer BBM di Waingapu Menolak Jadi Kambing Hitam: Kami Juga Antre Berjam-jam
Suasana antrean padat kendaraan bermotor di sejumlah SPBU di Kota Waingapu dan Yeni Mira, salah satu pengecer yang menyatakan upaya mereka adalah untuk mencari keuntungan kecil dan desakan ekonomi (Foto Kolase: Dion. umbu ana lodu/iNewsSumba.id)

 

Di tingkat pengecer, Pertalite dilaporkan dijual sekitar Rp20.000 per botol berisi kurang lebih 1,5 liter. Adapun solar dijual sekitar Rp65.000 hingga Rp75.000 per jeriken berkapasitas lima liter.

Perbedaan harga tersebut perlu dilihat bersama ukuran kemasan dan biaya yang dikeluarkan pengecer. Meski demikian, penjualan BBM tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk aturan mengenai distribusi dan penjualan BBM bersubsidi.

Persoalan antrean di Waingapu kini membutuhkan penanganan yang tidak berhenti pada saling menyalahkan. Kejelasan pasokan, pengawasan distribusi, dan keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat maupun pengecer memperoleh kepastian.

 

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut