Wamendagri Bima Arya Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan Penyesuaian TKD Alasan Ekonomi Melambat
JAKARTA, iNewsSumba.id — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta pemerintah daerah tidak menjadikan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) sebagai alasan utama ketika pertumbuhan ekonomi di wilayahnya mengalami perlambatan.
Pesan tersebut disampaikan Bima setelah menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Gedung Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Menurut Bima, pemerintah daerah harus melihat persoalan pertumbuhan ekonomi secara lebih luas. Penguatan ekonomi daerah tidak semata-mata bergantung pada besarnya anggaran pemerintah yang tersedia.
“Target pertumbuhan ekonomi 8 persen ini memerlukan dukungan dari pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala daerah kami minta untuk bisa mengidentifikasi potensinya apa saja dan memahami bagaimana cara menghitung dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Bima dalam keterangannya dikutip, Minggu (20/9/2026).
Bima menjelaskan, belanja pemerintah daerah memang menjadi salah satu komponen penting dalam mendorong sekaligus menghitung pertumbuhan ekonomi. Namun, perubahan besaran TKD tidak secara otomatis menentukan arah pertumbuhan ekonomi sebuah daerah.
“Bukan berarti lantas pengurangan, penyesuaian TKD itu pasti akan menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi,” kata dia.
Karena itu, pemda didorong untuk mencari sumber-sumber pertumbuhan baru dengan mengoptimalkan potensi ekonomi masing-masing wilayah. Langkah tersebut dinilai penting terutama bagi daerah dengan kapasitas APBD yang terbatas.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu