get app
inews
Aa Text
Read Next : 102 Kuda di Penampungan Watu Asa Jadi Sorotan, Pemkab Sumba Tengah Koordinasi dengan Aparat Hukum

Tawaran Kerja Terlalu Mudah Bisa Jadi Jebakan, P2MI Ingatkan Ancaman Sindikat di Myanmar dan Kamboja

Rabu, 02 September 2026 | 21:06 WIB
header img
Ilustrasi AI pemberantasan lowongan kerja fiktif ke luar negeri

Christina meminta calon pekerja migran tidak langsung percaya terhadap tawaran pekerjaan yang terlihat terlalu mudah. Informasi mengenai perusahaan, pekerjaan, negara tujuan, serta prosedur keberangkatan harus dipastikan sebelum mengambil keputusan.

"Kalau sesuatu yang terlihat terlalu mudah, nanti end up-nya bisa-bisa, di sindikatlah, di Myanmar, di Kamboja, seperti yang sering kita dengar, kita baca berulang-ulang di media massa," ucapnya.

Peringatan tersebut menjadi penting karena calon pekerja migran yang berangkat melalui jalur nonprosedural memiliki posisi yang lebih rentan ketika menghadapi persoalan di negara tujuan.

Pemerintah pun tidak hanya mengandalkan penindakan terhadap konten digital. Pencegahan keberangkatan calon pekerja migran secara nonprosedural juga dilakukan di sejumlah wilayah dan pintu keluar Indonesia.

Kementerian P2MI mencatat 6.668 calon pekerja migran nonprosedural berhasil dicegah keberangkatannya sejak 2025 hingga Juli 2026. Pencegahan dilakukan antara lain di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Utara, serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut