Gempa Susulan Capai 312 Kali, BMKG: Aktivitas Sesar Naik Flores Masih Sangat Tinggi
KUPANG, iNewsSumba.id – Aktivitas gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan intensitas yang tinggi. Hingga Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat sedikitnya 312 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo dan sekitarnya.
Data yang dirilis BMKG Stasiun Geofisika Kupang menunjukkan bahwa gempa susulan masih terus terjadi di sepanjang jalur Flores Backarc Thrust atau sesar naik Flores.
Berdasarkan peta sebaran gempa yang dipublikasikan BMKG, magnitudo gempa susulan yang tercatat berkisar antara 2,5 hingga 6,2.
Dari total 312 kejadian, sebanyak 15 gempa memiliki kekuatan lebih dari Magnitudo 5. Sementara itu, 25 gempa di antaranya dilaporkan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sebaran titik gempa terlihat terkonsentrasi di wilayah utara Pulau Flores, terutama di sekitar Kabupaten Nagekeo hingga perairan Laut Flores.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pelepasan energi di zona sesar masih berlangsung. Aktivitas tersebut juga menjadi indikator bahwa proses penyesuaian batuan di bawah permukaan bumi belum sepenuhnya berakhir.
Selain terjadi di wilayah laut, sejumlah gempa juga tercatat berada di daratan dengan kedalaman yang bervariasi, mulai dari gempa dangkal hingga gempa menengah.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta terus mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal BMKG.
Masyarakat di Flores, khususnya yang berada di wilayah Nagekeo, Ende, Sikka, dan daerah sekitarnya, diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu