Nelayan Hilang di Waikelo, Basarnas Kupang Kerahkan Tim SAR Cari Korban di Perairan Sumba Barat Daya
Mengetahui korban hilang, kakaknya bersama tiga orang nelayan lainnya langsung melakukan pencarian darurat dengan menyelam di sekitar lokasi. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil lantaran kondisi malam yang gelap dan korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.
Setelah pencarian mandiri gagal, para nelayan kembali ke Dermaga Waikelo dan melaporkan kejadian itu kepada petugas KP3 Laut Waikelo. Informasi kemudian diteruskan kepada Basarnas Kupang melalui Pos SAR Waingapu agar dilakukan Operasi SAR secara terpadu.
Tim Rescue Pos SAR Waingapu tiba di Pelabuhan Waikelo sekitar pukul 23.35 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan KP3 Laut Waikelo guna menyusun pola pencarian sesuai Rencana Operasi SAR, sebelum penyisiran dimulai pada keesokan harinya.
Operasi pencarian terhadap nelayan hilang di Waikelo kembali dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 07.00 WITA. Pencarian melibatkan Pos SAR Waingapu, BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, KP3 Laut Waikelo, Polres Sumba Barat Daya, keluarga korban, serta masyarakat sekitar untuk memperluas area penyisiran.
Basarnas Kupang memastikan akan terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan. Masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di Perairan Sumba Barat Daya, juga diimbau agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat pelampung, serta meningkatkan kewaspadaan saat melaut pada malam hari demi mengurangi risiko kecelakaan laut.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu