get app
inews
Aa Text
Read Next : Ronaldo Pecahkan Rekor Dunia, Jadi Satu-Satunya Pemain yang Cetak Gol di Enam Piala Dunia

Drama Babak Gugur Piala Dunia 2026: Mitos Jerman Runtuh, Brasil Membungkam Kesombongan

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:44 WIB
header img
Paraguay pulangkan Jerman, Pemain Brazil beri balasan menohok untuk pernyataan seorang pemain Jepang yang picu perdebatan suporter (Foto Kolase: istimewa)

NEW YORK, iNewsSumba.id – Piala Dunia selalu memiliki cara yang unik untuk mengingatkan dunia bahwa sepak bola bukan sekadar permainan 11 vs 11 selama 90 menit. Di balik sorak-sorai tribun, gemuruh stadion, hingga jutaan pasang mata yang menyaksikan dari berbagai penjuru bumi, selalu lahir cerita-cerita yang melampaui angka di papan skor. Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi panggung yang memperlihatkan dua wajah sepak bola sekaligus: kejutan yang meruntuhkan sejarah dan pelajaran bahwa kesombongan sering kali dibayar mahal.

Dalam rentang beberapa jam saja, publik dunia disuguhi dua drama besar. Paraguay menciptakan salah satu kejutan paling monumental dengan menyingkirkan Jerman melalui adu penalti, sekaligus mengakhiri mitos yang selama puluhan tahun dianggap nyaris mustahil dipatahkan. Sementara di Houston, Amerika Serikat, Brasil membungkam Jepang lewat kemenangan dramatis yang sekaligus menjadi jawaban atas perang urat saraf yang lebih dulu dilontarkan penyerang muda Samurai Biru, Kento Shiogai.

Jika ada satu kata yang paling tepat menggambarkan kemenangan Paraguay, maka kata itu adalah keberanian. Tidak banyak yang memberikan peluang kepada negara Amerika Selatan tersebut ketika undian mempertemukan mereka dengan Jerman, juara dunia 2014 yang meski tengah mengalami masa sulit tetap dipandang sebagai raksasa sepak bola.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, Jerman dikenal sebagai tim yang nyaris tak pernah kehilangan ketenangan ketika pertandingan memasuki adu penalti. Mental baja menjadi identitas mereka. Dari generasi Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthäus, Oliver Kahn, hingga Manuel Neuer, Die Mannschaft selalu menemukan cara keluar sebagai pemenang saat nasib ditentukan dari titik putih.

Namun sejarah, sekuat apa pun ia berdiri, tetap bisa runtuh.Paraguay bermain tanpa beban. Mereka tidak mencoba menandingi nama besar lawannya, melainkan mengandalkan disiplin, organisasi permainan, dan keyakinan bahwa setiap pertandingan selalu dimulai dari skor 0-0. Mereka mencetak gol lebih dulu, bertahan dengan penuh determinasi, dan memaksa Jerman menguras seluruh tenaga hingga babak tambahan waktu.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut